Puding Besar, 21 September 2026 โ SMA Negeri 2 Puding Besar resmi meluncurkan program One Day English Day pada Jumat, 18 September 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam membangun budaya berbahasa Inggris di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Kegiatan launching yang berlangsung di lingkungan SMAN 2 Puding Besar tersebut diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, hingga seluruh siswa dan siswi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SMAN 2 Puding Besar, Fitri Yusni, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan bahwa program One Day English Day diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk membiasakan seluruh warga sekolah menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.
โOne Day English Day bukan sekadar kegiatan menggunakan bahasa Inggris, tetapi bagaimana kita membangun kebiasaan, keberanian, dan kepercayaan diri untuk berkomunikasi. Kami berharap seluruh warga sekolah dapat mendukung dan melaksanakan kegiatan ini secara konsisten setiap hari Jumat,โ ujar Fitri Yusni, S.Pd., M.M.
Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam memberikan ruang kepada siswa untuk belajar dan berlatih bahasa Inggris secara langsung. Kesalahan dalam penggunaan bahasa merupakan bagian dari proses belajar, sehingga siswa diharapkan tidak takut untuk mencoba.
Dorong Penguasaan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Internasional
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari Guru Bahasa Inggris SMAN 2 Puding Besar, Umi Salmah, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa bahasa Inggris memiliki peran penting sebagai bahasa internasional yang digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari komunikasi, pendidikan, teknologi, ilmu pengetahuan, hingga dunia kerja.
โBahasa Inggris merupakan salah satu bahasa internasional yang sangat penting untuk dikuasai oleh generasi muda. Dengan kemampuan berbahasa Inggris, kita dapat berkomunikasi dengan lebih banyak orang dari berbagai negara, mengakses informasi dan pengetahuan yang lebih luas, serta mempersiapkan diri menghadapi perkembangan dunia di masa depan,โ ujar Umi Salmah, M.Pd.
Ia menambahkan bahwa penguasaan bahasa Inggris tidak cukup hanya diperoleh melalui pembelajaran teori di dalam kelas, tetapi juga perlu dipraktikkan secara langsung dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari.
โMelalui One Day English Day, kami ingin menciptakan ruang bagi siswa untuk berani menggunakan bahasa Inggris. Tidak perlu takut salah, karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah berani mencoba, terus berlatih, dan saling mendukung,โ tambahnya.
Menurut Umi Salmah, pelaksanaan One Day English Day setiap hari Jumat diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif yang secara bertahap meningkatkan kemampuan komunikasi sekaligus membangun kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris.
โSatu hari berbahasa Inggris mungkin terlihat sederhana, tetapi jika dilakukan secara konsisten, dapat menjadi langkah awal untuk membangun kebiasaan dan kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris,โ tutup Umi Salmah.
Penandatanganan Kesepakatan Bersama
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama sebagai bentuk komitmen seluruh warga sekolah dalam mendukung pelaksanaan One Day English Day.
Penandatanganan diawali oleh guru dan tenaga kependidikan, kemudian dilanjutkan oleh siswa dan siswi dari berbagai kelas. Seluruh warga sekolah menunjukkan antusiasme dalam mengikuti penandatanganan deklarasi tersebut.
Penandatanganan kesepakatan bersama ini menjadi simbol komitmen untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian dari aktivitas komunikasi di lingkungan SMAN 2 Puding Besar.




Program One Day English Day dilaksanakan setiap hari Jumat. Pada hari tersebut, seluruh warga sekolah didorong untuk menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sederhana sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Melalui pembiasaan tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk menerapkan kosakata dan ungkapan bahasa Inggris yang telah dipelajari di dalam kelas, tetapi juga memiliki ruang untuk membangun keberanian dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
Ditegaskan Kembali pada Upacara Hari Senin
Komitmen terhadap pelaksanaan One Day English Day kembali ditegaskan pada upacara bendera, Senin, 21 September 2026.
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Maulana, S.Pd., kembali mengingatkan seluruh warga sekolah mengenai program One Day English Day yang telah diluncurkan pada Jumat sebelumnya.
Maulana, S.Pd. menekankan bahwa program tersebut membutuhkan konsistensi dan partisipasi seluruh warga sekolah. Ia mengajak para siswa untuk memanfaatkan setiap kesempatan pada hari Jumat sebagai ruang untuk berlatih berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Penegasan tersebut menjadi pengingat bahwa One Day English Day bukan sekadar kegiatan seremonial saat launching, tetapi merupakan program yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap hari Jumat.
Melalui program ini, SMAN 2 Puding Besar berharap tercipta lingkungan sekolah yang semakin mendukung pembelajaran bahasa Inggris. Pembiasaan berbahasa Inggris diharapkan dapat membantu siswa meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan, serta membangun keberanian dan rasa percaya diri untuk berinteraksi dalam lingkungan yang lebih luas.
Semangat program tersebut terangkum dalam tema:
โSpeak, Connect, and Grow!โ
โA Day of English, A Lifetime of Confidence!โ
Kegiatan launching kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh warga sekolah sebagai dokumentasi sekaligus simbol dimulainya komitmen bersama SMAN 2 Puding Besar dalam membangun budaya berbahasa Inggris di lingkungan sekolah.
#OneDayEnglishDay #SMAN2PudingBesar #SpeakConnectAndGrow #EnglishDay #ADayOfEnglishALifetimeOfConfidence #SMAN2PudingBesarHebat








